Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2009

Hiddink Masih Kangen Liga Inggris

Belum genap setengah tahun Guus Hiddink meninggalkan hiruk pikuknya Liga Primer. Namun, perasaan rindu akan kompetisi di tanah Inggris itu tidak bisa ia tutupi. Ingin kembali, Meneer?
Hiddink memang cuma sebentar berkiprah di Liga Inggris, tak sampai setengah tahun. Namun, waktu yang singkat berada di Negeri Ratu Elizabeth itu memberikan kesan yang cukup mendalam bagi pria asal Belanda tersebut. "Saya senang berada di Inggris dan merasakan atmosfernya. Merindukan Inggris? Jelas saya rindu," demikian ujar Hiddink seperti dilansir dari AFP.

"Saya memiliki masa-masa yang luar biasa di sana. Sebelum bekerja untuk Chelsea pun, saya sering menyaksikan Liga Primer," lanjut pelatih tim nasional Rusia tersebut. Apakah ini merupakan pertanda bahwa sang Meneer akan kembali berkiprah di Liga Primer? Untuk soal ini, Hiddink memiliki jawaban tersendiri. "Saya juga senang bekerjasama dengan teman-teman di Moskow. Memang, kompetisi di Inggris sangat atraktif, unik dan merupakan kompetisi tingkat tinggi."

"Namun saya harus mengambil keputusan apakah saya akan berhenti dalam satu bulan, setengah tahun, satu tahun, atau melakukan hal lain di luar sepakbola. Saya belum tahu," lanjutnya. "Namun selama sepakbola memberikan saya energi dan saya tak mengulangi apa yang pernah saya capai--karena itu bisa saja menjadi jebakan, maka semuanya akan mengalir begitu saja," tutup pria berusia 62 tahun itu.

Sumber : detik Sport

Senin, 10 Agustus 2009

Chelsea Tekuk MU Lewat Penalti

Chelsea membuka persaingan Liga Inggris dengan menjuarai duel Community Shield lawan juara Premier League, Manchester United. "The Blues" menutup laga itu dengan skor akhir 6-3 melalui adu penalti setelah keduanya bermain seri 2-2 selama 90 menit.
Kemenangan ini merupakan balasan dari Chelsea atas kekalahan pada ajang serupa dua tahun silam. Waktu itu MU menang 3-0 pada adu tos-tosan setelah keduanya main seri 1-1 di waktu normal.

Duel di Stadion Wembley, Minggu (9/8) malam, tadi berlangsung ketat sejak menit awal. Namun, di menit ke-10, Nani membuat skor berpihak untuk "Setan Merah". Tendangannya dari sayap kiri meluncur akurat ke tiang jauh dan merobek gawang Petr Cech.
Chelsea baru dapat menyamakan skor pada menit ke-52. Pemain belakang MU tak sigap menutup ruang bagi Florent Malouda di sayap kiri kotak penalti. Malouda pun mudah melambungkan bola kepada Didier Drogba di depan gawang. Foster berhasil meninju bola, tapi Ricardo Carvalho langsung menanduknya dan gol.

Gol itu membuat "The Blues" semakin percaya diri. Serangan balik di menit ke-71 memudahkan Drogba mengirim bola kepada Frank Lampard, yang tak terkawal di kotak penalti. Foster tak mampu menahan tendangan keras Lampard dan bola pun bergulir ke dalam gawang. Pemain MU sempat mempertanyakan keabsahan gol itu karena menganggap Michael Ballack menjatuhkan Patrice Evra sebelum terjadinya serangan balik.

MU langsung mengganti empat pemainnya untuk memperkuat lini tengah. Namun, justru Chelsea hampir menambah gol beberapa menit kemudian. Drogba berhasil menembakkan bola di antara kepungan pemain. Untung bagi MU karena Foster berhasil menghentikan si kulit bulat.
MU terus berusaha menusuk pertahanan lawan, tapi pemain Chelsea bermain disiplin memenuhi kotak penalti mereka. Namun, "Setan Merah" tak putus asa dan mampu mencetak gol di menit ke-90. Rooney lepas dari jebakan offside dan membawa bola ke kotak sebelum mengirimnya ke dekat tiang kanan. Skor 2-2 dan laga langsung dilanjutkan dengan adu penalti.

Pada kesempatan pertama, Lampard berhasil mengecoh Foster. Giggs gagal menyamakannya karena bolanya membentur kaki Cech. Ballack membuat Chelsea semakin unggul, tapi Carrick memperkecil selisih gol. Skor penalti sementara 2-1 untuk "Si Biru".
Drogba menjadi algojo berikutnya lewat tendangan meyakinkan yang mengelabui Foster. Evra menambah duka MU, tendangannya terlalu pelan dan mudah dibaca oleh Cech. Kalou akhirnya menyudahi laga tersebut melalui tendangan ke pojok kanan. Skor penalti 4-1 untuk kemenangan sang juara Piala FA.

Susunan pemain:
Chelsea: Petr Cech; A Cole; Terry, Carvalho, Ivanovic (Bosingwa 46); Lampard, Essien, Malouda (Deco 77), Mikel (Ballack 65); Anelka (Kalou 83), Drogba.
Man United: Foster; O'Shea (Fabio 75), Ferdinand, Evra, Evans; Carrick, Fletcher (Scholes 75), Park (Giggs 75), Nani (Valencia 62); Berbatov (Owen 75), Rooney.

Sumber : Kompas

Sabtu, 08 Agustus 2009

Ferdinand: Belum Tentu MU Sukses Besar

Rio Ferdinand bukannya pesimistis Manchester United akan meraih banyak gelar musim ini. Namun kalau ia mengatakan MU tak dijamin bakal berjaya, apa artinya? Musim ini, MU akan menjalani laga demi laga tanpa diperkuat oleh pemain yang dalam beberapa musim terakhir selalu jadi bintang utama; Cristiano Ronaldo. Selain Ronaldo, The Red Devils juga sudah kehilangan Carlos Tevez yang akhirnya memilih untuk hengkang ke Manchester City.

Kehilangan dua bintangnya itu, kekuatan MU diperkirakan akan mengalami perubahan. Tugas pendulang gol yang beberapa musim terakhir dipikul Ronaldo kali ini akan disebar kepada Michael Owen, Wayne Rooney dan Dimitar Berbatov. Sementara posisi sayap kanan kemungkinan besar akan diberikan kepada Antonio Valencia.

Ferdinand bukannya pesimistis bahwa dengan pola tim yang baru ini MU bakal meraih banyak sukses. Hanya saja ia tak mau terlalu cepat memprediksi apa yang bisa diperoleh timnya pada musim ini. "Menjadi juara akan sangat mengagumkan. Tetapi hal itu tak akan menjamin sebuah musim yang sangat sukses. Anda tak bisa membaca terlalu banyak soal ini," ujarnya di situs resmi klub. "Dalam dua musim terakhir, Ronny (panggilan Ronaldo) bisa dibilang adalah yang melakukan segalanya. Seseorang yang selalu bersama bola dan memasukkannya ke dalam gawang. Rekor golnya sangat fenomenal."

"Tetapi pemain seperti Wazza (panggilan Rooney), Berba dan Michael Owen akan menghasilkan banyak gol, seperti juga penyerang muda semisal (Federico) Macheda dan (Danny) Welbeck. Anda juga akan melihat banyak perkembangan dari lini tengah," tandasnya. "Setan Merah" akan memulai musim 2009-10 dengan menghadapi Chelsea di Community Shield, Minggu (9/8/2009). Menang, berarti sebuah trofi sudah di tangan, meski hitungannya hanya sebuah trofi minor.