Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Oktober 2009

Stoner Cuma Butuh 25 Menit

Casey Stoner hanya butuh 25 menit di latihan bebas kedua MotoGP Australia untuk jadi yang tercepat. Pasalnya, setengah jam terakhir latihan berlangsung di bawah hujan. Di awal latihan kedua yang digelar Sabtu (17/10/2009), Sirkuit Phillips Island masih dalam kondisi kering. Di awal-awal sesi, Stoner langsung melejit jadi pembalap terbaik.

Memasuki menit ke-20, Dani Pedrosa tampil sebagai yang tercepat dengan menggusur Stoner. Pembalap Honda asal Spanyol tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,674 detik. Tapi cuma berselang lima menit, Stoner mengambil alih posisi teratas dari tangan Pedrosa. Catatan Stoner yang menunggangi Ducati itu adalah 1 menit 30,626 detik. Posisi ini bertahan hingga akhir karena beberapa menit kemudian hujan mulai mengguyur Phillips Island dan para pembalap tidak ada yang berhasil membuat catatan yang lebih baik dari milik Stoner.

Valentino Rossi yang menguasai sesi latihan bebas pertama kali ini tertahan di posisi tercepat ketiga. Pembalap Yamaha dari Italia itu menorehkan waktu terbaik 1 menit 30,901 detik.

Hasil FP II MotoGP Australia
Pos Pembalap Motor Waktu
1. Casey Stoner Ducati 1m30.626s
2. Dani Pedrosa Honda 1m30.674s
3. Valentino Rossi Yamaha 1m30.901s
4. Jorge Lorenzo Yamaha 1m31.427s
5. Alex de Angelis Honda 1m31.707s
6. Mika Kallio Ducati 1m31.969s
7. Andrea Dovizioso Honda 1m32.176s
8. Toni Elias Honda 1m32.185s
9. Marco Melandri Kawasaki 1m32.303s
10. Nicky Hayden Ducati 1m32.403s
11. Loris Capirossi Suzuki 1m32.443s
12. James Toseland Yamaha 1m32.905s
13. Chris Vermeulen Suzuki 1m33.017s
14. Randy de Puniet Honda 1m33.261s
15. Gabor Talmacsi Honda 1m33.471s
16. Colin Edwards Yamaha 1m33.591s

Sumber : detiksport

Rabu, 29 Juli 2009

Ancaman Van Gaal Buat AC Milan

MENANTANG MILAN, Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal (tengah) optimistis akan mampu menaklukkan raksasa Italia AC Milan pada ajang Audi Cup 2009 di Allianz Arena, dini hari nanti. Van Gaal memiliki catatan pertandingan yang positif atas I Rossoneri. MUNICH(SI) – Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal bertekad memperpanjang penderitaan AC Milan saat kedua tim berjibaku pada ajang Audi Cup 2009 di Allianz Arena dini hari nanti. Memiliki kenangan manis atas Milan, kemenangan 1-0 di final Liga Champions 1995 ketika menangani Ajax Amsterdam, Van Gaal berpeluang melukai kembali klub Italia tersebut pada pergelaran perdana Audi Cup.

Peluang nakhoda berusia 57 tahun itu cukup terbuka.Sebab, I Rossoneri—julukan Milan— sedang limbung dalam persiapan. Mereka sempat menang pada laga perdana melawan klub lokal Varese. Namun, setelah itu Milan ditahan LA Galaxy sebelum menyerah tiga kali di World Football Challenge. Ditambah letihnya Ronaldinho dkk akibat perjalanan jauh dari Amerika Serikat (AS), peluang Van Gaal menunaikan misinya ini pun bertambah besar. Namun,Van Gaal mesti membenahi performa pasukannya dulu agar sukses menaklukkan Milan. FC Hollywood—julukan Bayern—boleh mencatat hasil impresif dalam partai uji coba.

Mereka menang lima kali di tujuh laga dan mencetak 38 gol. Tapi, prestasi tersebut dicapai karena hanya bertemu klub semiamatir seperti Fanclub Waging (10-0), Stuttgarter Kickers (10-0), dan McFit All-Stars (13-0).Sementara saat meladeni tim dengan kualitas setara atau teruji,Bayern cenderung kesulitan. Mereka diimbangi Red Bull Salzburg (0-0) dan ditaklukkan Hamburg SV (1-0) meski juga bisa menang atas Schalke 04 (2-1) serta FC Koln (2-0). Menyikapi penampilan anak buahnya itu,Van Gaal menuding cedera sebagai faktor mengapa Mark van Bommel dkk gagal menunjukkan grafik stabil.

Masih berobatnya Franck Ribery dan terkaparnya Luca Toni serta Bastian Schweinsteiger memang membuat kreativitas Bayern berkurang.Tidak heran, mereka kerepotan menembus pertahanan musuh. Sementara kepergian Lucio ke Inter Milan sedikit memengaruhi kekokohan lini belakang. Bek muda Breno perlu mengasah kemampuannya dulu agar lubang yang ditinggalkan Lucio tertambal. ”Ribery adalah playmaker yang saya andalkan. Sayang, dia sedang berobat dan dipastikan absen hingga awal musim 2009/ 2010.Karena itu, saya mencari seseorang yang dapat menjalankan peran tersebut,” ujar Van Gaal seperti dilansir situs resmi klub.

Dari tujuh pertandingan uji coba yang sudah dilaksanakan Bayern, Van Gaal telah mencoba Jose Ernesto Sousa, Alexander Baumjohann, dan Thomas Mueller di posisi pendukung duet penyerang. Eksperimen serupa kemungkinan besar kembali diterapkannya pada partai versus Milan dan pemenang Manchester United/ Boca Juniors keesokannya. Kebijakan ini diterapkan Van Gaal agar FC Hollywood siap pada laga kompetitif perdana melawan Neckarelz di babak pertama DFB Pokal,Minggu (2/8). ”Sejauh ini saya menilai penampilan terbaik Bayern tunjukkan di babak pertama laga kontra Koln. Saya akan senang kalau performa itu bisa dilanjutkan,” ujar Van Gaal.

Di tengah tekad Bayern membenahi tim,Wakil Presiden Milan Adriano Galliani menolak rumor ancaman pemecatan terhadap allenatore Leonardo. Pelatih asal Brasil tersebut dalam sorotan seusai keterpurukan I Rossoneridi AS.Namun, Galliani menyatakan manajemen masih memercayai Leonardo dan diberi waktu untuk membuktikan kapasitasnya. ”Tidak ada masalah. Saya berencana bertemu dengannya dan membicarakan prospek ke depan, termasuk apakah kami perlu beraktivitas di bursa transfer,” ungkap Galliani.

Seputar Indonesia